Oleh : SUYASA, I NYOMAN
Keywords: Diare, kualitas air, perilaku, diarrhea, water quality, behavioral
Subject: WATER QUALITY, BEHAVIORAL
Prevalensi penyakit diare di desa Sulahan pada tahun 2005 adalah sebesar 46,78/1000 penduduk. Salah satu penyebab tingginya angka diare adalah kualitas air minum yang digunakan masyarakat desa Sulahan belum memenuhi syarat Kesehatan, Tingkat pendidikan masyarakat desa rendah, serta tingkat pengetahuan masyarakat terhadap kualitas air masih rendah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas air minum dan perilaku masyarakat terhadap kejadian diare pada orang dewasa. Dengan demikian diharapkan dapat menjadi masukan bagi program penanggulangan penyakit diare dalam meningkatkan derajat keseharian masyarakat desa Sulahan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan menggukan studi cros sectional. Besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 sampel yang diambil melalui kunjungan Balai pengobatan Puskesmas Susut II dan bulan januari sampai dengan april 2006. Alat ukur yang digunakan adalah quesioner dan pemeriksaan sampel bakteriologis pada laboratorium. Analisis data dengan menggunakan uji Chi Squar dengan derajat kesalahan 5%.
Hasil penelitian adalah: ada hubungan yang signifikan terhadap kejadian diare berdasarkan pengetahuan, dengan (P=0,00<α=0,05), terdapat hubungan yang signifikan terhadap kejadian diare berdasarkan sikap dengan (P=0,00<α=0,05), terdapat hubungan yang signifikan terhadap kejadian diare berdasarkan tindakan dengan (P=0,00<α=0,05).
Ada hubungan antara perilaku, maka perlu adanya pengawasan kualitas air yang kegiatanya meliputi inspeksi sanitasi, memberikan rekomendasi kepada pengelola air minuet dan upaya disinfeksi. Penyebarluasan informasi (KIE) pada masyarakat serta pemberdayaan dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Kerjasama perlu ditingkatkan menyangkut informasi kasns diare sehingga dapat diambil langkah-langkah antisipasi terhadap meluasnya kasus diare.
Translation:
The prevalence of diarrhea in Sulahan village in 2005 equaled to 46,78 / 1000 residents. The large amount of diarrhea is caused by the quality of drinking water used by community of Sulahan village that is not meet the health’s need, the low level of community education the low level of community knowledge about water quality.
The aim of this study is to know the correlation between the quality of drinking water and community behavior and diarrhea occurrence on adult. Thus, it is expected that the outcome can be used as an input for diarrhea prevention program in order to improve the level of Sulahan community health. This study is analytical research with cross sectional design. The amount of sample in this study is 96 samples, taken from the patients of medical clinic of Susut II Primary health service from January up to April 2006. Measuring instrument used is Questioner and inspection of bacteriologic sample at laboratory. Data analyzing used is Chi Square test with the standard error 5%.
The result is that there is significant correlation between diarrhea occurrence and knowledge ( p=0,00<α=0,05), attitude ( P=0,00<α=0,05) and practices ( p=0,00<α=0,05).
The correlation between the occurrence of diarrhea and practices make the consideration of water quality supervision must be emphasized. This supervision activity includes the inspection of sanitation, giving recommendation to drinking water administrator and striving disinfection. Information dissemination, clean and healthy behavior of the community must be encouraged. Cooperation concerning information of diarrhea cases is required in order to take any steps of the wide-spreading of diarrhea cases anticipation.




